Peran Gereja dalam Pendidikan Lingkungan: Perspektif Teologi Kristen dan Nilai Pancasila untuk Transformasi Ekologi

Authors

  • Firman Kristian Dominggus Agung Sinaga Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Medan, Indonesia
  • Roulina Novita Br Sitorus Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Medan, Indonesia
  • Yola Gracia Manurung Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Medan, Indonesia
  • Debby Aprilia Saragih Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Medan, Indonesia
  • Riby Vebyolanda Br Sitepu Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Medan, Indonesia
  • Hery Buha Manalu Sekolah Tinggi Teologi Paulus Medan, Medan, Indonesia

Keywords:

Gereja, Pendidikan, Lingkungan, Pancasila, Transformasi Ekologi

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji peran gereja dalam pendidikan lingkungan melalui perspektif teologi Kristen dan nilai Pancasila, dengan fokus pada kontribusi gereja terhadap transformasi ekologi. Gereja memiliki potensi besar sebagai agen perubahan, mengajarkan jemaatnya tentang tanggung jawab untuk menjaga lingkungan sebagai wujud ketaatan kepada Tuhan. Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, terutama kemanusiaan dan persatuan, pendidikan lingkungan berbasis gereja mampu menginspirasi jemaat untuk menjaga keberlanjutan ekosistem sebagai bagian dari cinta tanah air. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara dengan pemimpin gereja dan jemaat yang terlibat dalam program lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja dapat meningkatkan kesadaran ekologi melalui pendidikan yang berbasis pada iman dan nilai kebangsaan, membentuk pola pikir yang lebih ramah lingkungan di kalangan jemaat. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi dari beberapa jemaat memerlukan pendekatan yang lebih inklusif dan kolaboratif. Dengan memahami peran strategis gereja dalam pendidikan lingkungan, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada upaya transformasi ekologi berkelanjutan di Indonesia.

References

H. Pasang, “Mengasihi Lingkungan,” Te Deum (Jurnal Teol. dan Pengemb. Pelayanan), vol. 2, no. 1, pp. 271–295, 2012, [Online]. Available: http://ojs.sttsappi.ac.id/index.php/tedeum/article/view/121

Y. N. Manguju, “Membangun Kesadaran Sebagai Manusia Spiritual-Ekologis dalam Menghadapi Krisis Ekologi di Toraja,” SOPHIA J. Teol. dan Pendidik. Kristen, vol. 3, no. 1, pp. 29–49, 2022, [Online]. Available: https://sophia.iakn-toraja.ac.id/index.php/ojsdatasophia/article/view/66/32

Y. D. Sianturi, B. Simangunsong, H. B. Hombing, I. Agama, K. Negeri, and I. Tarutung, “Tanggung Jawab Gereja dalam Melestarikan Lingkungan Hidup di Geosite Sipinsur Desa Pearung Kecamatan Paranginan pemilik cafe sebagai pelaku usaha . Selain pembuangan sampah dengan sembarangan ,” no. 4, 2024.

C. M. Samosir and F. M. Boiliu, “Pendidikan Agama Kristen Sebagai Upaya Menjawab Tantangan Krisis Lingkungan Hidup,” Edukatif J. Ilmu Pendidik., vol. 4, no. 1, pp. 815–826, 2022, doi: 10.31004/edukatif.v4i1.1761.

S. W. L. Wanget, M. M. Wagiu, J. Berdame, and M. Teleng, “Tanggung Jawab Gereja Terhadap Persoalan Lingkungan Di Jemaat Gmim Syalom Tuminting Melalui Strategi Pastoral Konseling,” vol. 5, no. 1, pp. 13–21, 2024.

A. Tangke Tasik, “Mencintai Alam Sebagai Bagian Dari Iman,” J. Teol. Amreta (ISSN 2599-3100), vol. 7, no. 2, pp. 1–18, 2024, doi: 10.54345/jta.v7i2.131.

H. B. Manalu, “Merging with the Universe : The Batak Ritual in the ’ Martutu Aek ’ Ceremony,” vol. 1, no. 5, pp. 354–360, 2024.

P. E. Kristianto, Pendidikan Kristiani Di Sekolah Bagi Kelestarian Ekologis. 2022.

Sozawato Telaumbanua, “PAK Gereja Dalam Konteks Lingkungan Hidupsuatu Refleksi Terhadap Markus 16:15,” J. Shanan, vol. 4, no. 1, pp. 41–56, 2020.

Imanuel, “The Church ’ s Responsibility for Ecology From Paul ’ s Perspective,” JASKRAMIKO J. Soc. Sci. Humanit., vol. 1, no. 1, pp. 11–14, 2024, [Online]. Available: https://ejournal.katersipublisher.com/index.php/Jaskramiko/index

S. E. Ngesthi, Y. E. Anjaya, C. A. Arifianto, and Yonatan, “Merefleksikan Prinsip dan Tanggung JawabKepemimpinan Adam dalam Kepemimpinan Kristen: Kajian Biblis Kejadian 2-3,” J. Teruna Bhakti, vol. 3, no. 2, pp. 144–154, 2021.

H. B. Manalu, “‘Martutu Aek’, Ritual Budaya Batak Menanamkan Nilai Cinta Tanah Air,” Innov. J. Soc. Sci. Res., vol. 4, pp. 7960–7973, 2024.

H. B. Manalu, “Itak Gurgur and its Meaning in the Batak Cultural Community,” Lincah Jurnah Inov. dan Tren, vol. 2, no. 1, pp. 11–18, 2024.

A. Y. Tomusu, “Fondasi Etika Ekologi Dari Perspektif Teologi Kristen,” SESAWI J. Teol. dan Pendidik. Kristen, vol. 2, no. 2, pp. 176–193, 2021, doi: 10.53687/sjtpk.v2i2.54.

Downloads

Published

2024-11-17